Iklan

Minggu, 19 September 2021, 17.48.00 WIB
Last Updated 2021-09-19T10:48:48Z
Berita Terkini

Tutup Valpe Hilang Dicuri PDAM Tirta Wampu Rugi Seratusan Juta Rupiah

Berita Viral

 

Tutup Valpe yang dicuri orang tak bertangung jawab hingga mengakibatkan PDAM rugi ratusan juta rupiah

Langkat - Metrolangkat-binjai.com


Meski sudah dilaporkan sekitar Sebulan yang lalu, tepatnya pada 25 Agustus 2021, namun hingga saat ini Petugas Kepolisian dari Polsek Kuala, Polres Langkat, belum bisa mengamankan pencuri "Tutup Valpe" milik PDAM Tirta Wampu Langkat, tepatnya yang ada di Unit Serapit.


Akibat hilangnya Tutup Valpe yang berfungsi untuk mengatur debit air yang akan didistribusikan ke pelanggan, PDAM Tirta Wampu Langkat mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. 


Hilangnya Tutup Valpe itu dibenarkan oleh Direktur PDAM Tirta Wampu Langkat, Herman Suhendar Harahap. Saat dikonfirmasi awak media, Minggu (19/9) siang, ia bahkan mengatakan kejadian serupa sudah terjadi dua kali. 


"Terkait hilangnya aset milik PDAM Tirta Wampu (Tutup Valpe-red) sudah kami laporkan ke Polsek Kuala sekitar sebulan yang lalu. Bahkan dalam Dua bulan terakhir ini sudah 2 kali hilang dicuri orang, yaitu di unit Serapit dan di Wilayah Gebang," ungkap Herman. 



Ia juga menegaskan, akibat hilangnya aset milik PDAM Tirta Wampu tersebut, pihaknya menderita kerugian sekitar Rp 100.000.000 (Seratus Juta Rupiah).


"Untuk kerugian ditaksir senilai Seratus Juta," urai Herman Suhendar Harahap, sembari memperlihatkan Tanda Bukti Lapor pihaknya ke Polsek Kuala.


Sebagai Direktur PDAM Tirta Wampu Langkat, Herman juga mengaku sudah menggelar pertemuan di Kantor Desa setempat terkait hilangnya Tutup Valpe itu. 


Diakhir pembicaraannya, Herman meminta kepada Polsek Kuala, agar segera dapat mengamankan pelaku pencuriannya.


"Walau sudah dilaporkan ke Polsek Kuala, namun seperti tidak ada respon. Apalagi menurut beberapa sumber yang kami terima, orang yang dicurigai melakukan pencurian itu sudah mengakui. Bahkan penadahnya juga sudah diketahui. Namun kenapa belum ada tindakan," beber Direktur PDAM Tirta Wampu Langkat. 


Diketahui, PDAM Tirta Wampu Langkat, melalui Karyawan PDAM Unit Serapit, Putranta Ginting, melaporkan tindakan pencurian dengan pemberatan itu pada tanggal 25 Agustus 2021.


Dalam Tanda Bukti Laporan dengan nomor : TBL / 36 / VIII / 2021 / SU / LKT / SEK-KUALA, serta ditandatangani oleh Ka SPKT "A" Polsek Kuala, Aipda Roy P Simamora SE, adapun waktu kejadian terjadi pada hari Selasa, 24 Agustus 2021, sekira Pukul 18.00 Wib, dengan tempat kejadian yaitu di Kantor PDAM WTP Unit Serapit, Dusun Tanah Gara, Desa Tanjung Keriahan, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat. (Kus)