Iklan

Kamis, 02 September 2021, 21.52.00 WIB
Last Updated 2021-09-02T14:52:46Z
Berita Hari Ini

Walikota Binjai Minta Maaf Pada Pedagang dan Pengusaha Di Kota Binjai

Berita Viral

 
Walikota Binjai Amir Hamzah

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Pemerintah Kota Binjai tidak ada keinginan untuk membebani pengusaha restoran/rumah makan. Pengenaan pajak restoran/rumah makan sebesar 10 persen sebagaimana diatur dalam Perda No.3 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah mengatur bahwa subjek pajak restoran/rumah makan adalah orang pribadi atau badan yang membeli makanan dan/atau minuman di restoran. Dengan kata lain  pajak restoran/rumah makan dibebankan kepada pembeli, bukan pengusaha restoran/rumah makan.


Hal tersebut disampaikan Walikota Binjai Drs H Amir Hamzah M.AP, saat menerima audiensi dari Pedagang Kuliner Kota Binjai (PKKB) di Rumah Dinas Walikota Binjai, Jalan Veteran Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (2/9).


Melalui PKKB ini, Walikota meminta maaf kepada para pedagang atau pengusaha di Kota Binjai. Permohonaan maaf itu dilontarkannya ketika memberi sambutan di hadapan para hadirin.


“Saya atasnama Pemerintah Kota, meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Tidak ada sedikit pun niat kami menambah beban Bapak/Ibu atas pajak restoran/rumah makan," ujarnya.


Menurut Walikota, kebijakan pendapatan daerah diarahkan untuk mendorong optimalisasi pendapatan daerah, dengan tetap menjaga stabilitas ekonomi daerah dan peningkatan daya saing. 


Walikota juga menyampaikan bahwa Pajak daerah merupakan salahsatu sumber pendapatan daerah yang penting guna membiayai pelaksanaan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah.


"Pemerintah juga terus berupaya menggali sumber sumber pendapatan asli daerah melalui kebijakan dibidang perpajakan dengan meningkatkan target pendapataan asli daerah kota ini. Hal ini dilakukan  sebagai upaya untuk mengoptimalisasi pembangunan Kota Binjai," lanjut Amir Hamzah. 


Di hadapan PKKB, Walikota juga mengatakan, pedagang atau pengusaha hanya diminta memungut Pajak dan menyetorkannya ke Pemerintah melalui rekening umum Daerah (RKUD). 


Pada kesempatan itu, Walikota juga berharap, PKKB mampu membantu Pemerintah Kota mensosialisasikan Perda tentang Pajak Daerah, khususnya Pajak restoran/rumah makan. 


Sementara itu, Ketua umum PKKB, Ahmadi, yang didampingi anggota lainnya menanggapi dengan baik penjelasan Pak Wali. Menurutnya, hal ini merupakan salah satu upaya untuk menaikkan status tingkat Kota yang dulunya Kota kecil sehingga meningkat menjadi Kota sedang. 


"Kami sangat mengapresiasi kinerja Pak Wali untuk Kota Binjai. Memang hal seperti ini agak sensitif bagi warga, apalagi semenjak berlakunya PPKM. Kami juga memahaminya, memang pada dasarnya kita harus bersama sama membangun kota ini dengan baik," ucapnya.


PKKB juga berharap agar Pendapatan Asli Daerah dapat dimanfaatkan  lebih efektif dan efisien. Dengan meningkatkan kontribusi kita untuk Pemko, nantinya Kontribusi yang  dicapai dari pendapatan asli daerah ini, dapat terlihat dari seberapa besar pendapatan tersebut disalurkan untuk membangun daerah agar lebih berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Binjai. 


“Kami siap bermitra dan berdiri bersama Pemko untuk sama-sama memajukan kota ini," kata Ahmadi. (Kus)