Iklan

Rabu, 27 Oktober 2021, 18.40.00 WIB
Last Updated 2021-10-27T11:40:08Z
Berita Hari Ini

Jembatan Gantung Limau Sundai Miris..

Berita Viral

 
Begini kondisi jembatan Gantung limau sundai

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Miris!!! Itulah yang kita rasakan saat melintas di Jembatan Gantung (warga sekitar menyebutnya Titi Gantung) yang berada di Kota Binjai, serta menjadi sarana penghubung bagi masyarakat yang dipisahkan oleh Sungai Bangkatan.


Sebab, Jembatan Gantung Limau Sundai, Kota Binjai, yang merupakan akses alternatif antara Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, dengan Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, kini menjadi sorotan karena kondisinya sangat memprihatinkan.


Bahkan, bangunan bersejarah sepanjang lebih dari 70 meter yang telah menjadi salah satu icon Kota Binjai tersebut kondisinya dari hari ke hari semakin mengkhawatirkan.


Selain kondisi kabel Baja yang semakin menua dan mulai lapuk akibat korosi, beberapa baut dan paku, serta baja penahan jembatan juga sudah terlepas dari kontruksi bangunan.


Keadaan ini tentu saja membuat Jembatan Gantung Limau Sundai relatif berbahaya untuk dilalui warga, karena rawan roboh secara tiba-tiba. Sebab daya tahan jembatan yang semakin rendah dikhawatirkan tidak akan mampu menahan beban yang besar.


Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi PDI Perjuangan, Ryan Wijaya SE, mendesak Pemerintah Kota Binjai segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap konstruksi Jembatan Gantung Limau Sundai.


Apalagi jembatan yang didirikan dalam bentuk bangunan permanen pada 1971 silam itu merupakan salah satu Landmark kebanggaan masyarakat Kota Binjai, serta menjadi akses penting dalam mendukung aktivitas perniagaan dari dan menuju Pasar Tavip yang merupakan Pasar Tradiaional terbesar di Kota Binjai.


"Saya mohon kepada Pemerintah Kota Binjai agar Jembatan Gantung Limau Sundai ini secepatnya diperbaiki. Jangan tunggu roboh dan jatuh korban, baru pemerintah bertindak," ujar Ryan, Rabu (27/10) siang, saat berada dilokasi.


Sebaliknya, dia juga menyayangkan batalnya rencana perbaikan Jembatan Limau Dundai oleh Pramita Group Medan. Padahal dia sudah sangat berharap hal itu terealisasi demi menjamin keamanan dan kelancaran mobilisasi warga.


"Kalaupun rencana perbaikan oleh pihak swasta kemarin batal terealisasi, ya kita tetap saja berharap Pemerintah Kota Binjai segera mengambil alih pekerjaan perbaikannya. Sehingga manfaatnya pun dapat segera dirasakan oleh masyarakat," seru Ryan.


Sementara itu, Kepala Lingkungan IV Kelurahan Limau Sundai, Amri Adi Harahap, mengatakan, rusaknya konstruksi Jembatan Gantung Limau Sundai sebenarnya sudah terjadi sejak setahun terakhir.


Namun menurut Amri, kondisinya semakin parah sejak sebulan terakhir akibat terlepasnya beberapa baja penahan dan bantalan kayu di sisi kiri dan tengah jembatan.


"Sebenarnya kita masih tunggu perbaikannya. Sebab laporannya sendiri kita sampaikan ke Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kota Binjai," ujar Amri, didampingi dua tokoh masyarakat setempat, yaitu Aminullah dan Guntur.


Sebagai langkah pencegahan, Amri mengaku upaya yang dilakukan hanya berupa penyampaian himbauan secara lisan agar warga dan pengendara Sepeda Motor lebih berhati hati saat melintasi di Jembatan Gantung Limau Sundai tersebut.


"Kalau kira kira kondisi kerusakan jembatan semakin parah, ya terpaksa nanti kita tutup sementara untuk mencegah kejadian kejadian yang tidak diinginkan," terang Amri. (Kus)