Iklan

Minggu, 17 Oktober 2021, 16.03.00 WIB
Last Updated 2021-10-17T09:03:31Z
Berita Hari Ini

Ketua DPRD Kota Binjai Minta Pemko Tegas Soal Bangunan Liar

Berita Viral
Ketua DPRD Kota Binjai


 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Ketua DPRD Binjai H Noor Sri Syah Alam Putra ST, kembali angkat bicara terkait maraknya bangunan liar serta bangunan yang belum memiliki izin yang terus menjamur di Kota Binjai.


Sebagai Ketua DPRD Binjai, ia dengan tegas meminta kepada Pemerintah Kota Binjai, agar segera menertibkan bangunan bangunan liar yang sudah berdiri maupun yang sedang berdiri. 


"Kami minta Pemko Binjai segera menertibkannya. Untuk bangunan yang sudah berdiri, agar dievaluasi lagi supaya ditarik retribusinya dan tidak menjadi bangunan liar. Sebab itu merupskan PAD bagi Pemerintah Daerah," ungkap H Noor Sri Syah Alam Putra ST, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (17/10) siang.


"Sekali lagi kami tegaskan, kita minta kepada Pemko Binjai melalui Dinas Perkim maupun Satpol PP, untuk bertindak tegas kepada para pelakunya," sambungnya.


Diakui pria ysng akrab disapa H Kires ini, pihaknya sudah berulang kali menyampaikan kepada Pemerintah Kota Binjai maupun Satpol PP. 


"Contohnya seperti fisik bangunan yang sedang dibangun dan tidak ada ijinnya yang pernah kita sidak, namun untuk eksekusinya belum ada kami lihat hingga saat ini," urai H Kires.


Disinggung siapa yang patut dipersalahkan karena menjamurnya bangunan liar di Kota Binjai, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Binjai ini menegaskan, bahwa hal itu adalah kesalahan dari aparaturnya yang tidak faham tupoksinya.


"Aparaturnya tidak faham tupoksinya masing masing. Seharusnya antara OPD dengan OPD yang lain harus sinkron. Artinya harus berkordinasi apa yang disampaikan oleh kami selaku wakil rakyat, maupun dari masyarakat," tegas Ketua DPRD Binjai.


H Kires juga menambahkan, usai pihaknya menyampaikan adanya bangunan liar di Kota Binjai, beberapa instansi yang berwenang saling buang badan.


"Itulah yang terjadi, baik dari Dinas Perkim, Satpol PP maupun Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, saling tolak tolakan bahwa menurut mereka bukan kewenangannya. Inilah yang harus dijelaskan oleh Pemko Binjai, siapa sebenarnya yang menjadi leading sektor," ujar H Kires dengan nada kecewa.


Pun begitu menurutnya, awal maraknya bangunan liar di Kota Binjai merupakan gawean Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. "Karena Dinas itu yang mempunyai kewenangan mengeluarkan izinnya. Saya tegaskan sekali lagi, ini mutlak Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu," beber Ketua DPRD Binjai.


Agar tidak terus menjamur bangunan liar di Kota Binjai, H Kires meminta kepada Walikota Binjai, agar menempatkan OPD sesuai dengan the right man in the right place. Hal itu bertujuan agar dapat bekerja dengan profesional.


"Tempatkanlah sesuai basic nya. Jangan asal asalan. Hal ini perlu diperhatikan pemerintah. Jangan karena faktor kedekatan lalu diangkat. Mengurus pemerintahan ini bukan seperti mengurus remaja mesjid.  Kalau pemerintahan ini yang diurusi orang banyak, ada yang pintar dan lain sebagainya," pungkasnya.


"Bila Pemko Binjai menempatkan Kepala OPD dibawah standard kemampuannya, kita tunggu kehancuran dari pemerintahan tersebut," demikian kata H Noor Sri Syah Alam Putra, diakhir pembicaraannya.


Diberitakan sebelumnya, menjamurnya bangunan yang diduga liar di Kota Binjai, membuat masyarakat, khususnya warga Binjai menjadi bertanya tanya. 


Sebab warga meyakini, selain berdiri dilahan eks HGU PTPN 2, bangunan yang diduga liar tersebut tidak memiliki alas hak yang sah.


Pantauan awak media, adapun bangunan yang diduga liar tersebut berada di Jalan T Amir Hamzah, tepatnya di depan Rumah Makan Siang Malam. Ditempat itu, tampak beberapa bangunan permanen berdiri dilahan tersebut.


Selain itu, di Kecamatan Binjai Timur, tepatnya di lahan eks HGU PTPN 2, juga banyak berdiri bangunan yang diduga liar. 


Menyikapi hal itu, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Binjai, Amrullah Lubis.


Namun sayang, saat dikonfirmasi di Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Plt Kadis Perkim tersebut terkesan cuek dan tidak mengindahkan konfirmasi dari awak media.


"Nantilah kutanya dulu sama pengganti si Amru (sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penataan Bangunan di Dinas Perkim Kota Binjai-red)," ucap Amrullah Lubis, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (13/10) Siang, sembari berlalu dan terkesan cuek. 


Disoal siapa pengganti Amru yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penataan Bangunan di Dinas Perkim Kota Binjai, Plt Kadis Perkim Kota Binjai Amrullah Lubis, terkesan tidak mau menyebutkannya.


"Kalau tidak salah namanya Khoir," katanya.


Sebelumnya Plt Kasatpol PP Kota Binjai, Wan Rizky, saat ditanya terkait keberadaan banyaknya dugaan bangunan liar yang dimaksud menegaskan, pihaknya menunggu perintah dari Dinas Perkim selaku Leading Sektor.


"Leading sektornya adalah Dinas Perkim. Kami selaku penegak Perda siap melaksanakan tugas kalau memang menurut Dinas Perkim bangunan yang dimaksud merupakan bangunan liar," demikian ucap Wan Rizki. (Kus)