Iklan

Sabtu, 09 Oktober 2021, 08.54.00 WIB
Last Updated 2021-10-09T01:54:30Z
Berita Hari Ini

Warga Keluhkan Langkanya BBM Jenis Pertalite Di Sejumlah SPBU

Berita Viral

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Sudah sekitar sepekan ini, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, mengalami kelangkaan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di beberapa Kota di Sumatera Utara. 


Akibatnya, para pengguna kendaraan bermotor pun banyak yang mengeluhkan langkanya BBM jenis Pertalite ini. 


Seperti yang terjadi di Kota Binjai, Sumatera Utara. Disalah satu SPBU yang ada di Jalan Soekarno - Hatta, Kelurahan Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, kelangkaan BBM jenis Pertalite ini sudah terjadi sekitar sepekan ini. 



"BBM sebenarnya tidak langka. Namun dikarenakan terlambatnya kapal yang mengangkut BBM jenis Pertalite terlambat datang. Itu kami ketahui setelah kami konfirmasi ke pihak Pertamina," ungkap Imerman Damanik, Supervisor SPBU dengan nomor 14.207.166 yang berada di Kelurahan Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Jumat (8/10) Sore. 


Pun begitu, lanjut Imerman, langkanya BBM jenis Pertalite itu bukan berarti tidak ada sama sekali. 


"Bukan kosong, namun pasokannya yang berkurang. Seperti biasanya kami setiap hari menerima pasokan BBM jenis Pertalite sebanyak 16 Kiloliter. Namun sekitar sepekan ini rata rata hanya mendapat 8 Kiloliter saja," urai Imerman Damanik, saat dikonfirmasi awak media. 


Sebagai penanggung jawab di SPBU dengan nomor 14.207.166, Imerman Damanik juga mencontohkan, jika kelangkaan BBM terjadi selama 5 hari saja, maka perlu waktu sekitar satu Bulan untuk menormalkannya kembali. 


Disinggung darimana pasokan BBM jenis Pertalite didatangkan, Pria paruh baya ini mengatakan berasal dari Belawan. 


"Untuk BBM jenis Pertalite dan lainnya, pasokan kami didatangkan dari Belawan. Hanya jenis Turbo saja yang dari Aceh," ujar Imerman Damanik, seraya menegaskan, pihaknya sudah sebulan ini tidak menyediakan BBM jenis Premium. 


Tidak hanya itu, sambung pria berdarah Batak ini, di SPBU yang satu satunya memegang lisensi "Pasti Prima" di Kota Binjai, pihaknya juga menjual Pertalite Subsidi dengan harga Rp 6.850.


"Selain Pertalite Subsidi, Pertalite umum juga kami jual. Harganya standar Pertamina, yaitu Rp 6.850. Namun untuk Pertalite Subsidi menurut informasi yang kami terima dari Pertamina hanya promosi selama tiga bulan saja," bebernya, sembari menambahkan, adapun SPBU Pasti Prima yang dimaksud adalah Penjualan non subsidi diatas rata rata.


Diakhir pembicaraannya Imerman Damanik juga mengatakan, sesuai informasi terakhir yang diterimanya, sudah dua hari ini BBM jenis Pertalite stabil. "Namun informasinya pengangkutannya yang belum normal," tutur Supervisor SPBU ini. 


Selain di SPBU 14.207.166 yang berada di Kecamatan Binjai Timur, kurangnya pasokan BBM jenis Pertalite juga terjadi di SPBU 14.207.151, yang beralamat di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Binjai Selatan. 


Hal itu diakui salah seorang karyawan pengisian BBM di mesin SPBU tersebut yang mengaku bernama Yogi.


"Sekitar seminggu ini (Pertalite) berkurang. Sehari masuk, hari berikutnya kosong. Gak tau kenapa, karena saya cuma bekerja saja disini," beber Yogi, sembari mengisi BBM ke kendaraan bermotor yang singgah di SPBU tersebut. (Tra)