Iklan

Rabu, 03 November 2021, 17.47.00 WIB
Last Updated 2021-11-03T10:47:09Z
Kabar Asahan

Anggaran APBD Asahan Tahun 2022 di Proyeksi 1,6 Triliun Lebih

Berita Viral
Bupati Asahan H Surya


Asahan- Metrolangkat-binjai.com


Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 mulai dilakukan Pemerintah Kabupaten Asahan. Hal itu dikemukakan Bupati Asahan H. Surya, saat menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Asahan tahun Anggaran 2022  dalam rapat paripurna bersama DPRD Asahan diaula Rambate Rata Raya  DPRD Rabu (03/11/2021)


Bupati mengatakan APBD 2022 disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 serta Peraturan Bupati Asahan Nomor 20 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan Tahun 2022 serta telah diselaraskan terhadap peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait dengan sistem perencanaan pembangunan.


Masih dijelaskan Bupati Surya beberapa arah kebijakan yang menjadi prioritas pembangunan Asahan di tahun 2022 antara lain, percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan Sumber Daya Manusia dan infrastruktur publik.


Lalu transformasi birokrasi dan pelayanan digital antara lain melalui pengadaan perpustakaan digital dan sistem informasi pelayanan publik, peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat melalui program berobat gratis bagi masyarakat miskin yang semula berjumlah 11.647 jiwa menjadi 12.614 jiwa, peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui beasiswa bagi pelajar/mahasiswa miskin dan berprestasi sebanyak 100 orang.


Selanjutnya peningkatan kesejahteraan guru honorer yang sebelumnya sebanyak 1.400 orang menjadi 3.502 orang serta restrukturisasi kelembagaan organisasi perangkat daerah dan penyederhanaan birokrasi melalui pembentukan jabatan fungsional jelas H.Surya


Selain itu Bupati juga menyampaikan pokok-pokok materi nota keuangan dan Ranperda tentang APBD Asahan 2022, meliputi Pendapatan Daerah  tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp.1.629.553.867.729,00. 


Dimana pendapatan daerah ini  berasal dari Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer dalam APBD tahun Anggaran 2022. Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah bersumber dari pencatatan dana Kapitasi JKN pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.


Kemudian alokasi belanja daerah sebesar Rp.1.644.553.867.729,00, belanja tersebut dialokasikan untuk, belanja operasi, belanja modal, belanja transfer dan belanja tidak terduga.


Selanjutnya tentang Pembiayaan Daerah, dimana pembiayaan daerah adalah transaksi keuangan atas semua penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun anggaran berikutnya.


Sedang pembiayaan daerah digunakan untuk menutup defisit atau untuk memanfaatkan surplus anggaran dalam APBD. Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Berdasarkan hasil target pendapatan dengan rencana belanja daerah Kabupaten Asahan tahun 2022 diketahui terdapat defisit anggaran sebesar 0,9 % atau Rp.15.000.000.000,00. 


Oleh karenanya perlu ditetapkan pembiayaan daerah guna menutup defisit anggaran dimaksud. Adapun defisit anggaran tersebut rencananya akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan, berupa Penerimaan Kembali Investasi Non Permanen pada BUMD ujar Bupati



Terakhir dalam kesempatan itu Bupati Asahan menyerahkan nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Kabupaten Asahan tahun anggaran 2022 kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan Ilham Harahap, S. Ag disaksikan  Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Administrasi Umum, OPD, Anggota DPRD Kabupaten Asahan (Depram)