Iklan

Senin, 15 November 2021, 11.28.00 WIB
Last Updated 2021-11-15T04:28:37Z
Berita Hari Ini

Begini Amanat Kapolri Dalam Operasi Zebra Toba 2021

Berita Viral

 

Gelar pasukan Ops Zebra Toba 2021

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Polres Binjai bersama instansi terkait lainnya melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Toba - 2021, di lapangan Bhayangkara Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No.1 kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Senin (15/11).


Pada apel gelar pasukan tersebut, dipercaya sebagai pimpinan Apel yaitu Wakil Walikota Binjai H Rizky Yunanda Sitepu S.STP MAP, serta dihadiri oleh Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting SIK MH, Kepala BNNK Binjai AKBP Suprayogi SH, Dandim 0203/LKT yang diwakili oleh Letda (Inf) Tupan, Danyon A Brimobdasu diwakili Pasi Ops Brimob AKP I Wayan Danu Wijaya SH MH, para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran.


Sedangkan susunan pasukan disaat gelar pasukan adalah barisan Perwira Polres Binjai, barisan Provost dan PM, barisan personil Kodim 0203/LKT, barisan Yon Arhanud 11/WBY, barisan Yon Brimob Binjai, barisan Sat Shabara, barisan Sat Lantas, barisan gabungan staf dan polsek jajaran, barisan gabungan sat reskrim, Narkoba dan Intel, barisan personil BNNK Binjai, barisan ASN Pemko Binjai, barisan Dishub Kota Binjai dan barisan Sat Pol PP Kota Binjai.



Dalam kegiatan ini, Wakil Walikota Binjai H Rizky Yunanda Sitepu, membacakan amanat Kapolda Sumut pada upacara gelar pasukan operasi Zebra Toba - 2021.


Berikut amanat Kapolda Sumut pada upacara gelar pasukan operasi Zebra Toba - 2021 :


Salam Presisi !!! ...


Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, karena pada pagi hari ini, kita semua bisa hadir pada apel gelar pasukan operasi kepolisian mandiri kewilayahan “zebra toba - 2021”, dalam suasana yang penuh kebersamaan serta tetap mematuhi protokol kesehatan. 


Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih atas kesiapan dan kesiapsiagaan para personel yang akan melaksanakan tugas operasi “zebra toba – 2021” , dalam rangka menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan disiplin masyarakat untuk berlalu lintas di provinsi sumatera utara.


 Hadirin dan peserta apel gelar pasukan yang saya banggakan, kegiatan apel gelar pasukan operasi “zebra toba - 2021” ini berdasarkan surat telegram kapolri nomor : str/ 1023/IX/ ops.1.3./ 2021 tanggal 25 oktober 2021 tentang direktif/rencana garis besar (rgb) pelaksanaan operasi kepolisian kewilayahan “zebra – 2021”.


Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 15 november sampai dengan 28 november 2021, dengan melibatkan personel polda sumut sebanyak 1.295 (seribu dua ratus sembilan puluh lima) personel dengan perincian 100 (seratus) personel dari satgas polda dan 1.195 (seribu seratus sembilan puluh lima) dari satgas kewilayahan.


Operasi “zebra toba - 2021” merupakan operasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di bidang lalu lintas yang dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna memutus penyebaran pandemi covid-19. 


Oleh karena itu, berikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pada saat


Melaksanakan kegiatan operasi “zebra toba - 2021”, walaupun pandemi covid-19 di indonesia dan provinsi sumatera utara pada saat ini sudah mulai menurun, meningkatnya kasus kesembuhan dan turunnya kasus meninggal dunia akibat covid-19


Kita tidak boleh lengah dalam penanganan pandemi covid-19. hadirin dan peserta apel gelar pasukan yang saya hormati, berdasarkan data yang ada, bahwa pada tahun 2020, jumlah kejadian laka lantas sebanyak 6.083 (enam ribu delapan puluh tiga) kejadian.


Dalam hal ini, terjadi trend penurunan sebanyak 497 (empat ratus sembilan puluh tujuh) kejadian atau sebesar 7,55 persen (tujuh koma lima puluh lima persen), bila dibandingkan pada tahun 2019.


Kejadian laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada tahun 2020 berjumlah 1.670 (seribu enam ratus tujuh puluh) kejadian. dalam hal ini, terjadi trend penurunan sebanyak 61 (enam puluh satu) kejadian atau


Sebesar 3,52 persen (tiga koma lima puluh dua persen), bila dibandingkan pada tahun 2019. kejadian laka lantas dengan korban luka berat pada tahun 2020 berjumlah 2.046 (dua ribu empat puluh enam) kejadian.


Dalam hal ini, terjadi trend kenaikan sebanyak 158 (seratus lima puluh delapan) kejadian atau sebesar 8,37 persen (delapan koma tiga puluh tujuh persen), bila dibandingkan pada tahun 2019. kejadian laka lantas yang mengakibatkan korban luka ringan pada tahun 2020 berjumlah 6.511 (enam ribu lima ratus sebelas) kejadian.


Dalam hal ini, terjadi trend penurunan sebanyak 928 (sembilan ratus dua puluh delapan) kejadian atau sebesar 11,40 persen (sebelas koma empat puluh persen), bila dibandingkan pada tahun 2019. kerugian materil akibat laka lantas pada tahun 2020 sebesar Rp 13.825.120.000,- (tiga belas milyar delapan ratus dua puluh lima juta seratus dua puluh ribu rupiah). 


Hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi trend kenaikan sebanyak rp. 75.645.000,- (tujuh puluh lima juta enam ratus empat puluh lima ribu rupiah) atau sebesar 0,55 persen (nol koma lima puluh lima persen) bila dibandingkan pada tahun 2019. 


Penindakan berupa tilang pada tahun 2020 tercatat sebanyak 92.099 (sembilan puluh dua ribu sembilan puluh sembilan) tilang. dalam hal ini, terjadi trend penurunan sebanyak 162.608 (seratus enam puluh dua ribu enam ratus delapan) tilang, atau sebesar 63,84 persen (enam puluh tiga koma delapan puluh empat persen), bila dibandingkan pada tahun 2019. penindakan berupa teguran pada tahun 2020 terjadi sebanyak 158.353 (seratus lima puluh delapan ribu tiga ratus lima puluh tiga) teguran


Dalam hal ini, terjadi trend penurunan sebanyak 43.268 (empat puluh tiga ribu dua ratus enam puluh delapan) teguran atau sebesar 21,46 persen (dua puluh satu koma empat puluh enam persen), bila dibandingkan pada tahun 2019. 


Hadirin dan peserta apel gelar pasukan yang saya banggakan,


pada operasi “zebra toba – 2021” ini para pelaksana operasi harus mampu mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan serta gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran lalu lintas dan bahkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.


Selain itu, pada situasi pandemi covid-19 saat ini, diharapkan para pelaksana operasi mampu memberikan edukasi serta mengantisipasi pada lokasi yang berpotensi menjadi tempat penyebaran virus covid-19. beberapa poin yang saya tekankan dalam pelaksanaan operasi “zebra toba – 2021” yaitu : 


1. Laksanakan deteksi dini, penyelidikan dan pemetaan terhadap lokasi atau tempat yang rawan terjadi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta lokasi yang berpotensi penyebaran covid-19


2. Berikan pembinaan dan penyuluhan kepada seluruh masyarakat tentang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta bahaya covid-19 berupa kegiatan  sosialisasi serta kampanye baik melalui media cetak, elektronik maupun media sosial melalui pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran leaflet dan sticker


3. Berikan edukasi dan bangun disiplin masyarakat untuk patuh dan tertib dalam berlalu lintas serta mematuhi protokol kesehatan guna memutus penyebaran covid-19.


Menutup amanat ini, saya berharap kepada personel yang akan melaksanakan tugas pada operasi “zebra toba – 2021” , untuk bekerja secara profesional, bermoral dan humanis untuk mendapatkan simpati dari masyarakat, sehingga operasi ini dapat berjalan tertib, lancar dan mendapatkan keberhasilan


Tingkatkan kewaspadaan diri para personel dalam bertugas dengan tetap mengantisipasi segala bentuk teror dari pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab. demikian amanat saya, semoga tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan dan keselamatan kepada kita, dalam melanjutkan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. (Tra)