Iklan

Senin, 15 November 2021, 11.34.00 WIB
Last Updated 2021-11-15T04:34:00Z
Berita Terkini

GNPF Kecam Panitia Grand Opening Binjai Millenial Market Yang Membuat Malu Masyarakat

Berita Viral

 
Penari Waria saat Grand Opening Binjai Millenial Market yang mengundang reaksi keras masyarakat

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Beberapa elemen masyarakat mengecam adanya penari Waria yang berpakaian dengan tidak senonoh pada saat Grand Opening Binjai Millenial Market (BMM) yang digelar pada Sabtu (13/11) kemarin sore.


Salah satu yang ikut mengecam adalah organisasi Islam, yaitu Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai.


Menurut Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, panitia acara sudah membuat malu masyarakat, khususnya warga Kota Binjai. 


"Kenapa bisa bisanya mereka dari para panitia, mengundang dan menyajikan waria waria seperti itu dalam acara grand opening tersebut. Apalagi acara itu ditonton oleh hampir ribuan masyarakat, baik dari kalangan tua dan muda, bahkan anak anak juga ada disitu," ungkap Sanni Abdul Fattah, saat dikonfirmasi awak media, Senin (15/11). 

Apalagi menurutnya, Kota Binjai mempunyai slogannya "Maju Kotanya dan Berbudaya warganya. "Namun kalau yang ditampilkan di tengah tengah publik seperti itu, apanya yang mau maju dan berbudaya?! Apa tidak ada lagi rupanya yang bisa di tampilkan selain waria waria seperti itu," ungkapnya.


Menurut Sanni, ini tentunya akan menjadi preseden buruk bagi warga Kota Binjai yang bisa menjadi contoh bahwa akan semakin banyaknya waria waria yang akan mengisi acara serupa dengan pakaian tidak senonoh seperti itu.


"Yang Kami herankan, kenapa Pemko Binjai mendiamkan hal ini terjadi begitu saja. Hal ini kan sudah melanggar slogan yang selama ini di gaungkan oleh mereka. Apalagi dari kabar yang kami dapat bahwa panitia acara itu di terima audiensi oleh Pemko Binjai. Kenapa bisa Pemko Binjai mendiamkan para waria waria itu berjoget - joget menjijikkan seperti itu," ucap Sanni penuh tanya.


"Apalah gunanya Pemko Binjai berkoar koar selama ini bahwa Kota Binjai ini Kota maju dan berbudaya. Bukankah kegiatan itu adalah kegiatan yang dapat merusak moral para warganya," sambungnya.


Untuk itu, sebagai Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah meminta agar pihak pengelola BMM, untuk segera meminta maaf kepada seluruh masyarakat.khususnya yang ada di Kota Binjai.


"Karena telah menampilkan para waria yang berjoget joget seronok yang jelas jelas membuat malu dan menjijikkan," demikian kata Sanni Abdul Fattah diakhir ucapannya. (Tra)