Iklan

Jumat, 19 November 2021, 18.02.00 WIB
Last Updated 2021-11-19T11:02:08Z
Berita Hari Ini

Jembatan Penghubung Binjai Kota- Barat Mengkhawatirkan, Anggota DPRDSu Minta Walikota Binjai Ambil Sikap

Berita Viral
Kondisi jembatan penghubung antara Binjai Kota dan Binjai yang rawan ambruk

 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Anggota DPRD Sumatera Utara dari fraksi Golkar, H Zainuddin Purba SH, meninjau langsung kondisi Pondasi Jembatan Besi (Titi Besi) penghubung Kecamatan Binjai Kota dengan Kecamatan Binjai Barat," Jumat (19/11) siang. 


Guna melihat langsung kondisi itu, Pak Uda (sapaan akrab H Zainuddin Purba SH) langsung turun kebawah, tanpa didampingi oleh siapapun, guna melihat secara langsung kondisi itu secara dekat.


Ia menegaskan, dengan kondisi yang langsung dilihatnya, maka tidak hanya tembok pondasi penahan Jembatan saja yang harus dibangun, namun perlu juga dibuat seperti bendungan di sekitar Jembatan, guna menahan derasnya air agar tidak terjadi lagi abrasi.


"Menurut saya, tidak hanya membangun pondasi jembatan saja, akan tetapi harus dibangun seperti bendungan penahan air sepanjang kurang lebih 200 Meter. Fungsinya untuk menahan derasnya air Sungai Bingai," ungkap Pak Uda, saat dikonfirmasi awak media dilokasi.

"Setelah saya melihat langsung, saya melihat pondasi bergeser dikarenakan bantaran Sungai Bingai ini mengalami abrasi sehingga mengakibatkan cor penyangga menjadi pecah. Saat ini juga yang saya lihat hanya ujung Jembatan saja yang berfungsi sebagai penahan, jadi ini sangat membahayakan," sambungnya.


Disinggung bagaimana caranya agar Jembatan Besi tersebut tidak membahayakan bagi masyarakat sekitar maupun para pengguna Kendaraan Bermotor yang melintas, dirinya menegaskan harus ada penanganan secepatnya sebelum timbul korban jiwa. 


"Kami minta kepada Walikota Binjai, untuk menutup sementara secara permanen jembatan itu atau hanya roda dua saja yang diperbolehkan melintas selama masa perbaikan. Dibuat jalan alternatif. Hal itu sebelum timbulnya korban jiwa. Karena menurut kami, satu nyawa sangat berarti bagi kita daripada kelonggaran yang ada saat ini," tegas H Zainuddin Purba SH.


Legislator Sumut ini juga mengatakan, sebelum dirinya tiba dilokasi Jembatan, ia terlebih dahulu mencoba menghubungi Kepala UPT Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara, untuk bersama sama meninjau lokasi yang dimaksud. Namun karena saat dihubungi beberapa kali tidak mengangkat telpon, selanjutnya Pak Uda pun langsung turun ke lokasi seorang diri.


"Saya tadi sudah mencoba menghubungi Kepala Dinas Bina Marga Provsu. Namun sampai saat ini beliau belum mengangkat telpon dari saya. Mungkin beliau lagi ada kesibukan," pungkasnya.


Sebagai Wakil Rakyat, dirinya juga mengatakan akan membawa persoalan ini dalam rapat DPRD Sumut nantinya. "Karena saat ini masih pembahasan anggaran. Jadi kita berharap supaya dapat dikejar pada anggaran tahun 2022," bebernya, sembari berharap perbaikan ini dapat menjadi prioritas. 


Tidak hanya itu, Sebagai Penyelenggara Daerah, dirinya juga memahami jika anggaran selama ini banyak dialihkan untuk penanganan Covid-19. Namun ia berharap hal itu akan menjadi prioritas. 


"Saya mendapat informasi bahwa ada dana anggaran untuk perbaikan Jembatan ini, yaitu dana percepatan untuk bencana alam," urai H Zainuddin Purba SH.


Diketahui, Abrasi yang terjadi di sekitar Jembatan Besi tersebut sudah terjadi pada Mei 2021 lalu. Namun belum ada penanganan serius dari instansi terkait.


Akibat dari abrasi itu, dapur rumah warga juga ikut hanyut diseret derasnya air Sungai Bingai.


"Kalau pondasi yang roboh terjadinya semalam. Kami takut kalau air naik, Apalagi kalau air pasang, soalnya air berputar putar terus di bawah jembatan ini," ungkap warga sekitar yang mengaku bernama Tomi. (Kus)