Iklan

Rabu, 24 November 2021, 12.17.00 WIB
Last Updated 2021-11-24T05:17:31Z
Berita Hari Ini

Kenaikan UMP Kabupaten Kota Ditetapkan 30 Nopember Mendatang

Berita Viral


Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut tahun 2022, mengalami kenaikan sebesar Rp 23.000 dari UMP tahun 2021 yang jumlahnya sebesar Rp 2.499.423. 


Hal itu ditegaskan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Sabtu (20/11) lalu, saat mengesahkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut Tahun 2022 sebesar Rp 2.522.609, dari sebelumnya pada tahun 2021 sebesar Rp 2.499.423.


Namun, untuk Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang ada di Provinsi Sumatera Utara, akan ditetapkan pada Selasa (30/11) mendatang.


Akan ditetapkannya UMK yang ada di Provinsi Sumatera Utara oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dibenarkan oleh Disnaker Perindag Kota Binjai, melalui Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja, Erwin Nainggolan.


"Benar, untuk penetapan sekaligus pengesahan UMK tahun 2022, akan dilaksanakan pada tanggal 30 November mendatang oleh Gubernur Sumatera Utara," urai Erwin Nainggolan saat dikonfirmasi awak media diruangannya, Rabu (24/11).


Disinggung berapa nominal UMK tahun 2022 untuk Kota Binjai, pria berkacamata ini belum berani memberkannya. Sebab menurutnya, keputusan itu ada ditangan Gubernur Sumatera Utara.


"Nanti aja ya menunggu Gubsu mengesahkannya. Tinggal beberapa hari aja kok. Namun di tahun 2022, UMK kota Binjai mengalami kenaikan," ucapnya sembari bercanda.


Dijelaskan Erwin Nainggolan, ada rumusan untuk menentukan apakah UMK itu mengalami kenaikan atau sebaliknya. Pun begitu, nominal yang ditetapkan nantinya oleh Gubsu, merupakan usulan yang sebelumnya disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota.


"Diusulkan nominalnya tetap dari sini. Hanya saja penetapannya dilakukan oleh Gubernur. Jadi dalam hal ini formula penghitungannya yang kita buat, salah satunya batas bawah dan batas atas," ungkap Kabid Tenaga Kerja Disnaker Perindag Kota Binjai, Erwin Nainggolan.


Disoal apakah Pasca penetapan UMK nantinya oleh Gubsu, Pemko Binjai akan kembali mengumumkan atau menbuat edaran, pria berpostur gempal ini belum berani memastikannya. "Kalau itu saya belum berani memastikannya," tutur Erwin.


Sebagai Kabid Tenaga Kerja Kota Binjai, Erwin Nainggolan juga menegaskan bahwa penetapan Upah Minimum Kota Kabupaten (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara nomor 188.44/746/KPTS/2021, tentang penetapan Upah Minimum Provinsi Sumatera Utara. 


Dirinya juga menegaskan, jelang disahkannya UMK oleh Gubernur Sumatera Utara, salah satu Serikat Pekerja yang ada di Kota Binjai, pernah mendatanginya untuk melakukan komunikasi. "Ada, yaitu dari Dewan Pengupahan Kota Binjai," demikian kata Erwin Nainggolan diakhir pembicaraannya. (Kus)