Iklan

Senin, 08 November 2021, 18.55.00 WIB
Last Updated 2021-11-08T11:55:45Z
Berita Terkini

Pelantikan HMI Binjai Diwarnai Kekisruhan Dan Unjuk Rasa

Berita Viral

 
Aksi ditengah Pelantikan HMI Binjai

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Kekisruhan terjadi ditengah tengah kegiatan pelantikan Pengurus HMI dan Kohati Cabang Binjai yang digelar di Pendopo Umar Baki, Jalan Vereran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Senin (8/11). 


Usai Ketua Panitia, M Doddy Setiawan Lubis, menyampaikan laporannya, tiba tiba seorang pria yang mengaku bernama Dodi Setiawan dari Sekkum Komisariat Al Ishlaiyah Kota Binjai, langsung masuk ketengah tengah kegiatan dan menyampaikan interupsi sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap pelantikan Pengurus HMI Cabang Binjai periode 2021-2022.


Tidak hanya itu, di halaman Pendopo Umar Baki, puluhan rekan rekan Dodi Setiawan melakukan unjukrasa sembari membawa karton sebagai bentuk protes terhadap pelantikan itu.

Suasana pun sempat tegang karena Dodi Setiawan dan rekan rekannya terus ngotot untuk membatalkan pelantikan itu dan meminta PB HMI untuk tidak melantik dan mengambil Sumpah para pengurus. 


"Sebagai pengurus, mengapa kami tidak diikutsertakan dalam pemilihan ini. Akibat dari tidak diikutsertakannya kami, akhirnya melakukan mosi tidak percaya kepada PB HMI," tegas Dodi Setiawan.


Beberapa poin pun disuarakan oleh Dodi Setiawan dan kawan sebagai tuntutan terhadap PB HMI periode 2021-2022. Adapun tuntutan itu diantaranya adalah : 


- Meminta PB HMI melakukan peninjauan kembali agar dilakukan pada Konpercab


- Meminta PB HMI menjadikan AD/ART (konstitusi) sebagai dasar yang kuat dalam mengelola organisasi


- Meminta PB HMI tidak mempolitisasi HMI dengan alasan apapun


- Meminta kepada Ketum PB HMI untuk memecat jajaran pengurus yang cacat secara personalia


- Meminta kepada Ketum PB HMI dan jajaran, agar turun untuk melihat pendzoliman terhadap HMI Cabang Binjai.


Sedangkan alasan atau yang menjadi dasar penolakan HMI Cabang Binjai periode 2021-2022 menurut Dodi Setiawan dan rekan rekannya adalah dikarenakan tidak adanya tindakan Kareteker dari PB HMI sesuai ART bagian ll, Pasal 12 ayat 5 dan 6.


"Keberadaan konperensi/Muscab tidak diketahui, berdasarkan Pasal 14 ayat 2 dan 3, serta Personalia pengurus banyak yang tidak sesuai ART sesuai bagian V Pasal 27 ayat 2, yaitu Poin D dan E," ungkap rekan rekan Dodi Setiawan yang melaksanakan unjukrasa di halaman Pendopo Umar Baki Binjai.


Dalam unjukrasa itu, mereka juga membawa karton yang menuliskan dasar dasar hukum pemilihan Ketua dan Pengurus HMI.


Sementara itu, Ketua Panitia acara, Muhammad Doddy Setiawan Lubis, saat diimintai keterangannya terhadap adanya mosi tidak percaya tersebut menegaskan, selaku Ketua Panitia, ia tidak mengetahui gerakan gerakan yang dilakukan oleh Komisariat dan kader kader yang berkhianat.


"Kami sebelumnya tidak mengetahui apakah ini setingan senior, akan tetapi beberapa hari sebelum pelantikan kami melakukan rapat dan meminta kepada adik adik Komisariat untuk mensukseskan pelantikan ini. Saya yakin ini ditunggangi. Namun kami tidak mengetahui adik adik ini ditunggangi oleh pihak mana. Pastinya saya sangat mengecam tindakan pemberontakan seperti ini," tegasnya.


Ditempat yang sama, Nofrizal selaku Ketua HMI Cabang Binjai terpilih periode 2021-2022, belum bisa dimintai keterangannya karena terlihat syok dengan adanya unjukrasa dari Komisariat.


Terpisah, Walikota Binjai Drs H Amir Hamzah MAP, saat dikonfirmasi awak media usai kegiatan mengatakan hal hal itu adalah wajar ditengah dinamika pemilihan pengurus.


"Hal yang wajar ditengah dinamika pemilihan dan pelantikan pengurus," ungkap Walikota Binjai, sembari mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus HMI Cabang Binjai periode 2021-2022. (Tra)