Iklan

Selasa, 23 November 2021, 20.06.00 WIB
Last Updated 2021-11-23T13:06:57Z
Kabar Asahan

Pemkab Asahan dan Pemkot Tanjungbalai Bahas Pengerukan Sungai Asahan

Berita Viral

Asahan- Metrolangkat-binjai.com


Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Pemerintah Kota Tanjungbalai membahas rencana pengerukan sungai Asahan di aula Bappeda Kabupaten Asahan, Selasa, (23/11/21)


Pembahasan langsung dihadiri Bupati Asahan H. Surya, Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar, Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, Ketua DPRD Kota Tanjung Balai Tengku Eswin, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Asahan Febriandi Saragih, Pj. Sekda Tanjungbalai Nurmalini, Kepala Bappeda Kabupaten Asahan  Zainal Aripin Sinaga, anggota bidang Industri, Energi dan Lingkungan Ir. Zahari Zeun,  dan OPD terkait.


Dimana sedimentasi sungai Asahan setiap tahunnya menjadi ancaman bagi daerah yang dilintasi aliran sungainya terutama bagi dua daerah yakni, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai. Bencana banjir di akhir tahun 2020 lalu yang melanda dua daerah telah menjadi sinyal bahwa pengerukan harus segera dilakukan.


Kepala Bappeda Kabupaten Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga, MH dalam rapat bersama tersebut menjelaskan bahwa pertemuan ini diadakan untuk melanjutkan pembahasan tentang sedimentasi sungai Asahan pada bulan Januari 2021 lalu. Pengerukkan sungai dilakukan untuk pencegahan banjir yang selama ini dialami oleh masyarakat Asahan-Tanjung Balai.


“melihat situasi banjir yang tinggi akhir-akhir ini dan menanggapi surat yang dikirim oleh kementerian ESDM, maka kita berkumpul di sini untuk membicarakan terkait pencegahan banjir yang disebabkan sedimentasi sungai Asahan yang cukup tinggi.


Kemudian rapat ini sekaligus menindaklanjuti surat dari Kementerian ESDM untuk dilakukan nya pertemuan yang rencananya akan diadakan pada tanggal 29 November 2021 mendatang,” sebut Zainal.


Sementara Pj. Sekda Tanjungbalai Nurmalini mewakili Pemkot Tanjungbalai menyampaikan bahwa ada beberapa desa di simpang empat yang hampir nyaris tenggelam.


“Tentunya dengan melihat kondisi seperti ini maka beberapa wilayah di sekitarnya akan sangat menghawatirkan apabila tidak segera dilakukan pengerukan sungai,” ujar Nurmalini.


Dimana menurut Nurmalini hasil dari analisa sedimentasi sungai Asahan oleh Dewan Research dan Inovasi Sumut Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, MS  diwakili oleh anggota Bidang Industri, Energi dan Lingkungan Ir. Zahari Zeun, M.Sc., Ph.D. menjelaskan tentang urgensinya pengerukan sungai Asahan ini agar policy briefnya segera dibuat terkait dampak yang akan ditimbulkan ujarnya.


Selanjutnya Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, menjelaskan akibat dari pendangkalan Sungai Asahan akan membawa dampak buruk bagi mahluk hidup di sekitarnya. Di samping itu pula dapat mengakibatkan penumpukan material padat di aliran sungai Asahan yang bisa mencemari kualitas air sungai dan mengancam kehidupan manusia.


Menanggapi pertemuan dua daerah tersebut Bupati Asahan H. Surya, mengatakan siap mendukung kegiatan pendangkalan Sungai Asahan, karena timbulnya sedimentasi di sepanjang sungai Asahan berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan, yang berdampak layunya ekonomi serta banjir. Untuk itu,  pengerukan sungai Asahan sudah sangat mendesak

 

“Saya berharap antara Pemkab Asahan dan Pemko Tanjungbalai dapat menghasilkan progres yang nyata demi terlaksananya pengerukan Sungai Asahan ini. Kami siap mendukung keberhasilan program ini” ucap H. Surya.(Depram)