Iklan

Jumat, 05 November 2021, 20.35.00 WIB
Last Updated 2021-11-05T13:35:18Z
Berita Terkini

Sempat Viral, Dua Pengusaha Yang Bentrok Akhirnya Sepakat Berdamai

Berita Viral

 

Pengadilen Sembiring saat memediasi perdamaian diantara kedua belah pihak yang sebelumnya bertikai

Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Kesepakatan dengan cara kekeluargaan antara Bambang SH dengan Edi Susanto di kantornya yang beralamat di Jalan Kapten Sumarsono, Medan Helvetia, Jumat (5/11).


Adapun kesepakatan perdamaian itu digagas langsung oleh Direktur LBH KB FK-PPI 1973 Langkat Pengadilen Sembiring SH dan Sekretaris LBH KB FK-PPI PC 0215 Langkat, M Nurhadi S Pardede SH MH, yaitu terkait berita yang sempat viral beberapa waktu lalu di YouTube maupun di media sosial lainnya.


Dijelaskan Direktur LBH KB FK-PPI 1973 Langkat Pengadilen Sembiring SH, dilaksanakannya kesepakatan perdamaian, bertujuan agar tidak lagi perselisihan dibelakang hari sekaligus menyambung silaturahmi.

Surat perdamaian kedua belah pihak


"Karena apabila tetap bertikai, pastinya akan merugikan kedua belah pihak. Artinya, menang jadi arang, kalah jadi abu," ungkap Pengadilen Sembiring. 


Sebagai salah seorang yang memediasi kesepakatan tersebut, Pengadilen Sembiring juga mengakui jika Bambang sangat koperatif untuk menempuh jalur kekeluargaan dengan cara perdamaian secara kekeluargaan.


"Beliau (Bambang-red) sangat koperatif. Ia mau menempuh jalur kejeluargaan dan mencabut perkara yang sudah terlanjur dilaporkan ke pihak kepolisian, baik di Poltabes Medan dan Poldasu," ucapnya.


Tidak hanya itu, lanjut Pengadilan, sebagai Pelapor, Edi Susanto juga menyetujui perdamaian itu. sehingga kedua belah pihak melalui kuasa Hukum masing masing mencabut laporannya di Poltabes dan Poldasu.


"Kejadian inikab terjadi hanya akibat kesalahpahaman semata antara kedua pengusaha ini. Kedepanya agar kasus ini menjadi pelajaran bagi kedua belah pihak agar tidak terulang lagi," pinta Pengadilan Sembiring SH.


Sementara itu, Bambang berharap agar awak media tidak lagi memberitakan terkait kasus ini. Ia juga berharap agar wartawan lebih selektif dan berimbang dalam menyampaikan berita kepada masyarakat. 


"Tujuannya agar masyarakat tidak simpang siur dalam menirma berita," ungkap Bambang. (Yg)