Iklan

Jumat, 05 November 2021, 16.54.00 WIB
Last Updated 2021-11-05T09:54:23Z
Berita Terkini

Warga Binjai Resah THM Kembali Menjamur Dipingiran Kota

Berita Viral
Sanni Abdul Fattah Ketua GNPF

 Binjai - Metrolangkat-binjai.com


Semakin menjamurnya barak barak narkoba di Kota Binjai serta kembali beroperasinya Tempat Hiburan Malam (THM) berupa Diskotik, membuat masyarakat Kota Binjai menjadi resah. 


Keresahan masyarakat itu pun dinilai sangat wajar oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah. Sebab menurutnya, dengan semakin menjamurnya barak narkoba dan adanya Diskotik, maka aksi kejahatan/kriminalitas tentunya akan meningkat.


"Benar, kami melihat belakangan ini semakin menjadi jadi serta tumbuh dan berkembang biak bahkan menjamur barak barak narkoba di Kota Binjai. Ditambah lagi hadirnya satu diskotik di Kota Binjai yang sebelumnya sempat tutup dan kini kembali beroperasi, yaitu Samudera Selatan. Ada apa ini dengan Kota Binjai," ucap Sanni Abdul Fattah penuh tanya, Jumat (5/11).


Dengan semakin menjamurnya barak untuk menjual sekaligus memakai narkoba dan hadirnya kembali Diskotik di Kota Binjai, lanjut Sanni, maka pihaknya akan melayangkan protes kepada beberapa Forkopimda Binjai.


"Apa mereka tidak mengetahui dengan semakin menjamurnya narkoba di Kota ini. Untuk itu kami akan kirimkan surat protes keras terlebih dahulu ke Walikota, Dandim dan Kapolres Binjai," tegasnya.


Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai ini juga berharap agar aparat Pemerintahan di Kota Binjai segera mengambil tindakan tegas untuk dapat menutup Diskotik dan menghancurkan barak barak narkoba yang ada di Kota Binjai.


"Kami selama ini diam, tapi tetap kami pantau gerak para bandar dan barak barak narkoba yang ada. Namun mengapa kami lihat mereka semakin menjadi jadi dan terkesan tidak ada takutnya," tegasnya dengan nada kesal, seraya kembali menghimbau agar aparat Pemerintahan di Kota Binjai secepatnya menutup tempat tempat mungkar itu.


Tidak hanya Diskotik Samudera Selatan yang hanya disoroti oleh pihaknya, ia juga mengaku kecewa dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dengan masih beroperasinya Diskotik diskotik yang ada dipinggiran Kota Binjai.


"Kami ketahui Pemprovsu pada beberapa waktu lalu sudah melakukan penyegelan ke Diskotik Sky Garden, Cafe Duku dan Diskotik Champion yang ada dipinggiran Kota Binjai. Tapi nyatanya tempat tempat tersebut masih terus beroperasi," urainya.


Sebagai Ketua Pengacara dan Jawara Bela Ummat (Pejabat) Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah juga menyesalkan karena ketiga Diskotik itu kembali beroperasi tidak lama usai dilakukan penyegelan. 


"Mengapa ketiga Diskotik itu kembali beroperasi seperti semula tidak lama setelah dilakukan penyegelan tersebut. Bahkan hanya berselang beberapa hari saja pasca penyegelan. Artinya, pihak pengelola merasa tidak takut sedikitpun dan menganggap Pemprovsu beserta jajarannya tidak ada apa apanya. Atau jangan jangan memang ada apa apanya," kata Sanni Abdul Fattah.


Tidak hanya sebagai lokasi tempat hiburan, Sanni juga mengatakan jika disekitar lokasi Diskotik yang dimaksud juga bebas menkomsumsi narkoba. 


"Pertanyaan kami, apakah aparat Pemerintahan di Pemprovsu ini memang sudah tidak mampu untuk menutup ketiga Diskotik itu sekaligus menutup dan menghancurkan barak barak narkoba yang ada," beber Sanni Abdul Fattah, sembari menduga bahwa adanya kekuatan besar yang melindungi tempat tempat itu. (Tim)