Iklan

Minggu, 14 November 2021, 15.01.00 WIB
Last Updated 2021-11-14T08:01:00Z
Berita Hari Ini

Warga Terdampak Banjir Di Batang Serangan Terima Bansos Kapolres Langkat

Berita Viral
Pemberian bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Batang Serangan oleh Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok SH Sik bersama Ketua Bhayangkari Cabang Langkat


Langkat- Metrolangkat-binjai.com


Masyarakat kurang mampu terdampak banjir di Desa Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat, mendapatkan bantuan sembako berupa beras 50 karung dan mie instan 50 kotak. 


Sembako diberikan Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok SH, SIK bersama Ketua Bhayangkari Cabang Polres Langkat, Indri Danu Pamungkas Totok, Minggu (14/11/2021). 



Kapolres mengatakan, ini merupakan Bantuan Sosial (Bansos) sebagai bentuk kepedulian Polres Langkat. Atas musibah banjir dari luapan air sungai Tenang Batang Serangan.


"Bansos ini bentuk kepedulian dan reposn kami atas kesusahan warga yang mengalami bencana alam banjir. Disebabkan curah hujan tinggi membuat debit air sungai Tenang meluap sampai kepemukiman warga," tutur Kapolres Langkat. 



Kapolres menyerah Basos secara simbolis kepada 10 orang perwakilan warga. 


Perwakilan dari Dusun Sumber Rejo Desa Sei Bamban ada empat warga, mereka Salikun, Waris, Sugiyem dan Wagini. 


Serta kepada 6 orang perwakilan warga dari Dusun Pujidadi I Desa Sei Bamban. Mereka Sri Aseh, Kasimen, Tambah, Ngatimen, Dodi dan Mitro. 



Masing-masing warga menerima 5 kg beras (1 karung beras) dan 1 kotak mie instan. 


Selanjutnya sisa sembako diberikan kepada Kadus Pujidadi I Adi Gusmanto untuk diserahkan kepada masyarakat kurang mampu lainnya secara door to door dengan pendampingan Bhabinkamtibmas setempat. 


Turut mendampingi Kapolres Langkat, Kasubag Humas Polres Langkat, Kasat Sabhara Polres Langkat, Kasat Pol Air Polres Langkat, Kapolsek Pd. Tualang, Kanit Intel Polsek Pd. Tualang


Kanit Reskrim Polsek Pd. Tualang, Bhabinkamtibmas Polsek Pd. Tualang, Perangkat Desa Sei Bamban, serta para Kadus di wilayah terdampak banjir. (Rel/red)